EXPLORENTB
Lombok Tiket Pesawat Gili Islands Syarat & Ketentuan Akomodasi Hotel
Home / Syarat & Ketentuan / Budaya NTB

Mengenal Budaya Masyarakat NTB Lombok

1 Februari 2025 7 menit baca Budaya

Lombok bukan hanya tentang pantai dan gunung. Di balik keindahan alamnya, tersimpan kekayaan budaya lokal yang telah ada sejak ratusan tahun. Mengenal budaya NTB akan membuat perjalanan Anda jauh lebih bermakna dan mendalam.

Desa adat NTB

Kekayaan Budaya NTB

NTB dihuni oleh beragam suku bangsa — terutama Suku Sasak di Lombok dan Suku Samawa/Dana di Sumbawa. Setiap suku memiliki bahasa, adat istiadat, dan tradisi unik yang diwariskan turun-temurun, menciptakan mozaik budaya yang kaya.

Masyarakat NTB dikenal sangat ramah dan terbuka terhadap wisatawan. Mereka dengan senang hati berbagi cerita tentang tradisi dan kehidupan sehari-hari mereka.

Desa Adat yang Bisa Dikunjungi

Desa Sade

Desa adat paling terkenal yang terletak di jalur menuju Pantai Kuta. Di sini Anda bisa melihat rumah-rumah tradisional dengan atap alang-alang dan dinding anyaman bambu. Lantainya terbuat dari campuran tanah liat dan kotoran kerbau yang dipercaya mengusir nyamuk.

Desa Ende

Serupa dengan Sade tapi lebih sepi wisatawan. Penduduknya masih aktif menenun kain songket tradisional. Anda bisa melihat langsung proses menenun dan membeli kain langsung dari pengrajinnya.

Desa Bayan

Di kaki Gunung Rinjani, desa ini merupakan pusat kebudayaan kuno. Di sinilah Masjid Bayan Beleq berdiri — masjid tertua di Lombok yang dibangun sekitar abad ke-16 dengan arsitektur yang sangat unik.

Tradisi Unik Masyarakat NTB

Peresean (Pertarungan Tongkat)

Seni bela diri tradisional di mana dua pria bertarung menggunakan rotan sebagai senjata dan perisai dari kulit kerbau. Peresean awalnya dilakukan sebagai ritual meminta hujan, kini menjadi pertunjukan budaya yang menarik.

Bau Nyale

Festival tahunan di pantai selatan Lombok (biasanya Februari-Maret) di mana masyarakat menangkap cacing laut (nyale) yang muncul sekali setahun. Menurut legenda, nyale adalah jelmaan Putri Mandalika yang menceburkan diri ke laut.

Merariq (Kawin Lari)

Tradisi pernikahan unik di mana calon mempelai pria "menculik" sang wanita sebelum meminta izin resmi ke keluarga. Ini bukan penculikan sungguhan — sudah direncanakan bersama dan merupakan tradisi yang diakui adat.

Gendang Beleq

Pertunjukan musik tradisional menggunakan gendang raksasa yang dimainkan sambil menari. Biasanya ditampilkan saat upacara adat, pesta pernikahan, atau menyambut tamu penting.

Kerajinan Tradisional

Tenun Songket

Kain tenun khas Lombok yang dibuat dengan teknik tradisional menggunakan alat tenun kayu. Motifnya bermakna filosofis — ada motif subahnale (keagungan), motif wayang, dan motif geometris. Proses pembuatan satu kain bisa memakan waktu 1-3 bulan.

Gerabah Banyumulek

Desa Banyumulek terkenal sebagai sentra gerabah/tembikar. Teknik pembuatannya masih tradisional tanpa mesin putar — dibentuk tangan, dikeringkan matahari, dan dibakar dengan sekam padi. Hasilnya sangat halus dan artistik.

Anyaman Bambu

Masyarakat NTB ahli menganyam bambu menjadi berbagai produk: keranjang, tikar, dinding rumah, hingga perhiasan dinding. Di Desa Loyok (Lombok Timur), Anda bisa melihat dan membeli langsung.

Kuliner Khas NTB

Etika Berkunjung ke Desa Adat

  1. Berpakaian sopan (tutup bahu dan lutut)
  2. Minta izin sebelum memfoto orang, terutama yang sedang beribadah
  3. Tidak menyentuh benda-benda sakral tanpa izin
  4. Beli oleh-oleh dari pengrajin lokal sebagai bentuk apresiasi
  5. Dengarkan penjelasan guide lokal dan hargai tradisi mereka

Kunjungi Desa Adat NTB!

Paket Lombok Selatan Tour kami menyertakan kunjungan ke desa adat tradisional.

Tanya Paket